September 29, 2007

Magic-Marker Wisdom
Read Ephesians 5:8-21
The days are evil. Therefore do not be unwise. -Ephesians 5:16-17
A patient checked in to a Florida hospital for a life-saving amputation. He awoke to find that the wrong foot had been removed. In the same hospital, another patient had surgery on the wrong knee.
Defenders of the healthcare system point out that such tragic cases of malpractice are like airline crashes—they are newsworthy because they are so rare. In that Florida hospital, officials responded with a plan to avoid what could go wrong: Staffers now write “NO” with a black Magic Marker on the healthy limb.
The Bible also urges that we do more than just recognize our past wrongs; we must take decisive steps to avoid evil. Paul warned the believers in Ephesus to “have no fellowship with the unfruitful works of darkness” (Eph. 5:11). Christ has delivered us from condemnation, but we still risk temporary harm and loss because of our sinful tendencies. Our flesh still inclines us toward error and danger (Gal. 5:16-17).
But much has changed. Our relationship with God has changed. Our once hopeless future is now bright with promise. We have the opportunity to submit to His Spirit and to walk with the One who does good rather than thoughtless harm. -Mart De Haan
Wise people don’t just admit wrongs, they strive to avoid a repeat performance.
-------------------------------------------------
Pena Hitam
Baca Efesus 5:8-21
Hari-hari ini adalah jahat. Sebab itu janganlah kamu bodoh. -Efesus 5:16-17
Seorang pasien dirawat di rumah sakit Florida untuk menjalani amputasi yang akan menyelamatkan hidupnya. Setelah tersadar dari pengaruh bius, ia mendapati bahwa yang diamputasi adalah kaki yang salah. Di rumah sakit yang sama, dokter membedah lutut yang keliru dari pasien lain.
Pembela dari dinas kesehatan menjelaskan bahwa kasus tragis malpraktik itu sama seperti kecelakaan pesawat—hal itu menjadi berita hangat karena sangat jarang terjadi. Di rumah sakit Florida tersebut, staf rumah sakit menanggapinya dengan suatu rencana untuk menghindari kesalahan yang sama: Staf akan menuliskan kata "TIDAK" dengan pena hitam pada anggota badan yang sehat.
Alkitab juga mendorong kita untuk melakukan lebih dari sekadar mengenali kesalahan kita di masa lalu; kita harus mengambil langkah tegas untuk menghindari kejahatan. Paulus memperingatkan jemaat di Efesus agar "janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan perbuatan kegelapan yang tidak berbuahkan apa-apa" (Ef. 5:11). Kristus telah membebaskan kita dari penghukuman, tetapi kita masih memiliki risiko terluka dan mengalami kehilangan karena kecenderungan kita untuk berbuat dosa. Keinginan daging tetap cenderung membawa kita untuk melakukan kesalahan dan hal berbahaya (Gal. 5:16-17).
Banyak yang telah berubah. Hubungan kita dengan Allah juga berubah. Masa depan kita yang dulu tidak berpengharapan, kini bersinar terang oleh pengharapan. Kita memiliki kesempatan untuk tunduk pada Roh Kudus dan berjalan bersama Dia yang senantiasa melakukan yang baik dan bukan yang jahat. -MRD II
Orang bijak tidak hanya mengakui kesalahan,
tetapi juga berusaha untuk tidak mengulangi kesalahan itu.
-------------------------------------------------
*Taken from RBC ministries asia

Tidak ada komentar: